Berita Borneo Bertuah hari ini
IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita

IKLAN UTAMA

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

BERITA TERBARU 1-13

TEMPAT CADANGAN

Berita 14-20

YOUTUBE

Berita 21-24

Berita 25-34

Berita 40-43

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

18 Mei 2026

14 Orang Pemuda Kayong Utara Belajar Industri Aluminium ke Cina

Foto bersama di bandara Supadio Pontianak, peserta program Operation Development Program (ODP) PT DIB sebelum berangkat ke Cina

KAYONG UTARA - Sebanyak 89 peserta program Operations Development Program (ODP) PT Dharma Inti Bersama (DIB) berangkat ke Cina untuk mengikuti pelatihan teknologi pengolahan aluminium selama tiga bulan. 

Acara pelepasan secara seremonial ini berlangsung di bandara Supadio Pontianak, Kamis (14/5/2026), dihadiri oleh jajaran pemerintahan daerah, anggota legislatif, serta manajemen perusahaan.

Para peserta yang diberangkatkan merupakan bagian dari 140 orang yang lolos seleksi ketat serta telah menyelesaikan program pembekalan Bahasa Mandarin selama tiga bulan. 

Program pelatihan bahasa tersebut terlaksana atas kolaborasi antara pihak perusahaan, Universitas Tanjungpura (Untan), dan Sekolah Tinggi Bahasa Harapan Bersama.

Dari total 89 peserta yang berangkat, sebanyak 14 orang di antaranya merupakan putra-putri asli dari Kabupaten Kayong Utara (KKU). 

Sepulangnya dari negeri tirai bambu, para tenaga kerja lokal yang telah tersertifikasi keahliannya ini direncanakan akan langsung diserap dan dipekerjakan di Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) Kayong Utara.

Perwakilan manajemen PT Dharma Inti Bersama (DIB), Rasnius Pasaribu, dalam sambutannya menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud investasi jangka panjang perusahaan untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang kompeten.

"Teknologi yang dipelajari para peserta di Cina nantinya akan diterapkan secara langsung dalam operasional industri hilirisasi aluminium di KIPP," katanya.

Peserta ODP PT DIB diberi pesan oleh Pemerintah Daerah Kayong Utara, anggota DPRD provinsi dan senator Daud Yordan di bandara Supadio 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kayong Utara, A. Azahari, yang hadir mewakili Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT DIB dan PT Harita atas kontribusi nyata dalam penyerapan tenaga. kerja daerah.

"Pemerintah daerah berharap adik-adik sekalian dapat menyerap ilmu pengetahuan, kedisiplinan, serta etos kerja tinggi selama di Cina. Jadikan ini kesempatan emas untuk mengembangkan potensi diri dan ikut serta membangun Kabupaten Kayong Utara," ujar Azahari.

Ungkapan senada diungkapkan oleh Anggota DPD RI perwakilan Kalbar, Daud Yordan, serta Wakil Ketua Komisi 5 DPRD Kalbar, Yuliani. Keduanya menekankan pentingnya komitmen para peserta untuk kembali ke tanah air setelah masa studi berakhir. Mengingat sulitnya persaingan mencari lapangan kerja saat ini, kepastian penempatan kerja yang diberikan perusahaan dinilai sebagai peluang yang tidak boleh disia-siakan.

"Tugas utama kalian setelah menimba ilmu sedalam-dalamnya di sana adalah pulang. Bangun daerah kita sendiri, majukan industri di Kalimantan Barat," tegas Daud Yordan di hadapan para peserta dan orang tua yang ikut mengantarkan.

Salah satu peserta perwakilan Kayong Utara, Yusril Damara, lulusan Politeknik Negeri Pontianak, mengaku bersyukur atas kesempatan ini. Dirinya menyatakan siap membawa pulang ilmu teknologi dan budaya kerja disiplin dari Cina untuk memajukan industri smelter di kampung halamannya.

"Saya ingin membangun daerah asal saya, Kayong Utara. Saya berharap daerah kita bisa semakin maju dengan adanya keberadaan smelter ini," katanya. (*)

17 Mei 2026

Kapal Klotok Rute Teluk Batang Rasau Jaya Setop Berlayar Sementara Hingga Solusi BBM Tercapai

Kapal kelotok bersandar di pelabuhan Teluk Batang kabupaten Kayong Utara (istimewa/muzahidin)
Kapal kelotok bersandar di pelabuhan Teluk Batang kabupaten Kayong Utara (istimewa/muzahidin)

KAYONG UTARA - Pengelola kapal kayu atau dikenal dengan istilah kapal kelotok angkutan penumpang dan barang jurusan Teluk Batang Kayong Utara ke Rasau Jaya Kubu Raya dan sebaliknya berhenti beroperasi untuk sementara waktu terhitung sejak Minggu 17 Mei 2026.

Informasi tersebut disampaikan Agus Trianto dari Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP) Provinsi Kalimantan Barat kepada wartawan. 

"Beberapa armada kapal untuk sementara memilih tidak beroperasi terhitung sejak hari ini," ujarnya, Minggu (17/06/2026).

Menurut Agus, kondisi ini adalah dampak langsung yang dirasakan para motaris atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang dianggap tak seimbang dengan biaya operasional. 

Sementara harga solar ditingkat pengecer juga cenderung tidak stabil dan sulit diperoleh sehingga mengganggu jadwal keberangkatan kapal. 

"Pemilik kapal kesulitan memperoleh pasokan solar subsidi untuk memenuhi kebutuhan operasional harian. Kalaupun ada, itu yang dijual di pengecer, harganya sulit diprediksi" katanya. 

Menurut dia, pengelola kapal menyadari kalau kebutuhan angkutan seperti ini sangat penting bagi masyarakat. Tetapi pihak pengelola juga memiliki alasan kuat untuk melakukan langkah penghentian sementara untuk menghindari resiko kerugian lebih besar. 

"Pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah cepat guna memastikan ketersediaan solar subsidi bagi transportasi sungai, khususnya kapal angkutan penumpang yang melayani masyarakat di wilayah pesisir dan perairan Kalimantan Barat," pangkasnya. 

(din) 

16 Mei 2026

IMI sebut car meet Toyota bisa dorong UMKM otomotif

Jakarta - Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) Moreno Soeprapto menilai kegiatan komunitas seperti Toyota GR Car Meet 2026 dapat membantu mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor otomotif.

Menurut Moreno, kegiatan otomotif berbasis komunitas tidak hanya menjadi ajang berkumpul pecinta kendaraan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku modifikasi, pemasok komponen, hingga industri pendukung otomotif.

“Melalui event ini saya harapkan dapat mendukung industri otomotif, modifikator, supplier level UMKM yang juga dapat tumbuh dan berkembang bersama menggerakkan roda perekonomian di bidang otomotif,” ujar Moreno dalam acara Toyota GR Car Meet 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu.

Ia mengatakan perkembangan industri modifikasi dan aftermarket membutuhkan dukungan melalui kegiatan komunitas yang rutin digelar agar ekosistem otomotif nasional terus berkembang.

Selain itu, Moreno juga mengapresiasi kiprah Toyota Gazoo Racing Indonesia yang dinilai konsisten mengikuti berbagai ajang balap nasional maupun internasional.

“Selain itu juga saya mengapresiasi Toyota Gazoo Racing Indonesia yang secara konsisten berpartisipasi pada ajang balap nasional maupun internasional mewakili Indonesia,” katanya.

Diketahui, Toyota GR Car Meet 2026 menghadirkan lebih dari 400 mobil Toyota dengan berbagai konsep modifikasi seperti balap, stance, off-road, campervan, hingga Japanese Domestic Market (JDM).

Acara tersebut juga melibatkan komunitas Toyota, modifikator, kurator otomotif, serta pelaku industri purnajual dan hiburan otomotif.

Moreno berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai ruang kolaborasi antara komunitas, pelaku industri modifikasi, dan produsen kendaraan.

“Saya harap event seperti ini dapat terus berlanjut karena pertemuan ini menjadi rumah bagi modifikasi, kurator, dan teman-teman komunitas,” ujarnya.

Pewarta : Adimas Raditya Fahky P/ANTARA

Virus penjaga kehidupan, terapi fag di tengah resistensi antibiotik

Jakarta - Bagi sebagian orang, antibiotik sering dianggap "obat sakti". Begitu demam atau batuk tak kunjung reda, mereka langsung mencari resep lama, membeli tanpa konsultasi, atau menyimpan stok untuk "jaga-jaga".

Survei WHO dan Kementerian Kesehatan menunjukkan praktik seperti ini masih marak di Indonesia: antibiotik sering dikonsumsi tanpa resep, tidak sesuai dosis, atau dihentikan sebelum waktunya.

Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan bahwa dari 22,1 persen masyarakat yang menggunakan antibiotik oral dalam 1 tahun terakhir, 41 persen di antaranya memperoleh antibiotik tanpa resep.

Kebiasaan ini ternyata punya konsekuensi besar. Bakteri yang terbiasa "dihajar"  dengan antibiotik secara sembarangan menjadi kebal.

Di bangsal rumah sakit, akibatnya tampak nyata. Seorang pasien datang dengan luka yang sulit sembuh. Antibiotik diberikan, kultur bakteri diperiksa. Lalu muncul kabar yang membuat dokter, keluarga, dan pasien sama-sama cemas: bakteri itu resisten. Obat yang selama puluhan tahun menjadi tameng kedokteran modern tidak lagi bekerja sekuat dulu.

Krisis itu bernama resistensi antimikroba atau AMR (antimicrobial resistance), yaitu keadaan ketika bakteri, virus, jamur, atau parasit tidak lagi mempan terhadap obat antimikroba.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan AMR bakteri menyebabkan 1,27 juta kematian global pada 2019 dan berkontribusi pada 4,95 juta kematian. Di Indonesia, diperkirakan terdapat 133.800 kematian yang berasosiasi dengan AMR pada 2019 sehingga menempatkan Indonesia pada posisi ke-78 dengan angka kematian tertinggi (terstandar usia) terkait AMR dari 204 negara.

Kementerian Kesehatan RI bersama WHO telah meluncurkan Strategi Nasional Pengendalian Resistensi Antimikroba Sektor Kesehatan 2025-2029. Arah besarnya jelas. Deteksi harus diperkuat, antibiotik harus digunakan secara bijak, dan edukasi publik harus diperluas. Pendekatan One Health harus menghubungkan kesehatan manusia, hewan, pangan, dan lingkungan.

Pemburu bakteri sunyi

Di tengah dinamika itu, terapi bakteriofag, atau terapi fag, kembali memasuki percakapan ilmiah. Fag adalah virus yang secara alami menginfeksi bakteri. Ia bukan virus yang dirancang untuk menyerang sel manusia. Ia mencari bakteri tertentu, menempel di permukaannya, memasukkan materi genetik, memperbanyak diri, lalu memecahkan bakteri dari dalam.

Dalam terapi, fag yang paling diharapkan ialah fag litik, yaitu fag yang langsung menghancurkan bakteri. Sedangkan virus fag jenis temperate harus digunakan dengan lebih hati-hati, karena ia bisa bersembunyi dan menempel di dalam DNA bakteri sebagai profag.

Perbedaan ini penting. Terapi klinis membutuhkan fag yang aman, stabil, terkarakterisasi, dan tidak membawa gen toksin atau gen resistensi antibiotik.

Terapi fag bekerja seperti anak kunci. Ia tidak menghancurkan semua pintu. Ia hanya membuka sasaran yang cocok. Inilah perbedaannya dengan antibiotik spektrum luas. Antibiotik dapat membunuh banyak bakteri sekaligus, termasuk sebagian mikroba baik.

Fag lebih selektif. Karena itu, ia menarik bagi masa depan terapi infeksi yang lebih presisi, terutama pada infeksi bakteri resisten, infeksi kronis, infeksi luka, infeksi alat implan, infeksi saluran kemih berulang, dan infeksi yang melibatkan biofilm (lapisan pelindung bakteri).

Presisi, bukan mukjizat

Namun, terapi fag bukan obat ajaib. Ia bukan pengganti total antibiotik. Ia lebih tepat dibaca sebagai teknologi tambahan dalam gudang kedokteran modern. Banyak pendekatan justru menggabungkan fag dengan antibiotik. Tujuannya bukan hanya membunuh bakteri dari dua arah.

Dalam beberapa konteks, resistensi bakteri terhadap fag dapat membuat bakteri kehilangan kebugaran atau kembali lebih peka terhadap antibiotik. Meski begitu, efek ini tidak selalu terjadi. Setiap kombinasi fag, bakteri, antibiotik, dosis, dan pasien perlu diuji dengan hati-hati.

Ada tiga pilar penting agar terapi fag tidak berhenti sebagai kisah heroik sesaat. Pertama, fag harus sampai ke lokasi bakteri dalam jumlah memadai. Ini berkaitan dengan farmakokinetik (cara terapi masuk, menyebar, bertahan, dan dibersihkan tubuh).

Kedua, fag harus benar-benar cocok dengan bakteri sasaran. Ini berkaitan dengan farmakodinamik (cara terapi bekerja pada target). Ketiga, terapi harus mengantisipasi evolusi resistensi bakteri terhadap fag. Bakteri dapat berubah. Karena itu, terapi presisi juga harus adaptif.

Alur terapi fag modern dimulai dari diagnosis. Bakteri penyebab infeksi harus diidentifikasi. Setelah itu, laboratorium menguji apakah bakteri tersebut peka terhadap fag tertentu. Proses ini dapat melibatkan phage susceptibility testing (uji kepekaan bakteri terhadap fag), host-range testing (uji cakupan sasaran bakteri), sekuensing genom fag, pemeriksaan gen toksin, pemeriksaan gen resistensi antibiotik, dan penilaian stabilitas fag. Produk fag juga perlu diproduksi dengan standar mutu yang aman.

Di sinilah terapi fag berubah dari cerita mikrobiologi menjadi kerja ekosistem. Dokter tidak cukup bekerja sendiri. Mikrobiolog, farmasis, ahli genomik, ahli imunologi, bioinformatikawan, regulator, industri, dan rumah sakit harus berada dalam satu rantai. Di Indonesia, rantai ini dapat dimulai dari rumah sakit pendidikan dan laboratorium rujukan daerah. Setiap isolat bakteri resisten dari pasien tidak hanya menjadi laporan laboratorium. Ia juga dapat menjadi bahan belajar nasional untuk membangun biobank bakteri, bank fag, dan peta resistensi lokal.

Menimbang fag

Peta dunia menunjukkan satu hal penting. Terapi fag tidak bergerak dengan cara yang sama di setiap negara. Ada yang menempuh jalur riset klinis, ada yang memakai akses khusus, ada yang bertahan dengan tradisi lama, dan ada yang mulai menyusun bahasa regulasi baru.

Untuk Indonesia, pertanyaan terpenting bukan kapan terapi fag menjadi tren. Pertanyaan yang lebih mendasar ialah siapa yang akan menjaga mutunya. Terapi fag membutuhkan laboratorium mikrobiologi yang kuat. Ia membutuhkan surveilans AMR yang rapi. Ia membutuhkan tata kelola biobank. Ia memerlukan BPOM, Kemenkes, BRIN, universitas, rumah sakit, industri farmasi, dokter, farmasis, dokter hewan, ahli pangan, ahli lingkungan, dan komunitas pasien.

Konteks Indonesia sangat konkret. Luka diabetes yang lama tidak sembuh dapat menjadi pintu infeksi berat. Infeksi pascaoperasi dapat memperpanjang rawat inap. Infeksi saluran kemih berulang dapat mengganggu produktivitas dan kualitas hidup. Pangan ayam atau ikan dapat menjadi ruang penting untuk pengendalian bakteri. Air limbah rumah sakit dapat menjadi cermin ekologi resistensi. Kultur bakteri di rumah sakit daerah dapat menjadi pintu pertama menuju terapi yang lebih tepat, karena dokter tidak lagi menebak musuh, melainkan membaca identitasnya.

Penulis belum dapat mengonfirmasi adanya regulasi Indonesia yang secara spesifik mengatur terapi fag klinis manusia dari sumber resmi. Kebijakan Indonesia yang sudah terverifikasi adalah pengendalian AMR melalui strategi nasional, regulasi penggunaan antimikroba, penguatan deteksi, Program Pengendalian Resistensi Antimikroba, edukasi publik, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Ini dapat menjadi fondasi awal sebelum Indonesia berbicara lebih jauh tentang terapi fag klinis.

Aplikasi fag di pangan dan lingkungan tidak boleh disamakan langsung dengan terapi klinis manusia. Untuk pasien, fag harus melewati identifikasi bakteri, uji kepekaan, karakterisasi genom, penilaian keamanan, dan produksi bermutu. Di pangan, pertanian, perikanan, dan lingkungan, fag dapat dikaji untuk mengendalikan bakteri berbahaya. Namun, standar, tujuan, dan risiko tiap bidang berbeda.

Etika sebelum euforia

Harapan terhadap terapi fag harus berjalan bersama pagar etik. Fag harus dipastikan tidak membawa gen virulensi, gen toksin, atau gen resistensi antibiotik. Produk harus bersih dari kontaminasi berbahaya, dosis harus dikaji, rute pemberian harus jelas. Respons imun pasien harus dipantau, resistensi bakteri terhadap fag harus diantisipasi, terapi personal harus memakai informed consent (persetujuan sadar pasien) yang kuat.

Indonesia tidak perlu memulai dari euforia. Indonesia perlu memulai dari peta jalan yang rapi. Pertama, perkuat laboratorium mikrobiologi klinik dan surveilans AMR. Kedua, bangun bank isolat bakteri resisten dari rumah sakit pendidikan dan jejaring rumah sakit daerah.

Ketiga, kembangkan bank fag nasional dengan standar biosafety. Keempat, susun pedoman riset praklinis, uji klinis, compassionate use, farmakovigilans, dan produksi bermutu. Kelima, libatkan masyarakat agar paham bahwa teknologi baru tidak boleh menjadi alasan memakai antibiotik sembarangan.

Ilmu perilaku berperan besar. Resistensi antibiotik tidak hanya lahir dari mutasi bakteri. Ia juga lahir dari kebiasaan manusia. Membeli antibiotik tanpa resep, menghentikan obat sebelum waktunya, menyimpan sisa obat, memakai antibiotik untuk flu, dan menggunakan antibiotik berlebihan pada peternakan adalah perilaku yang memberi ruang bagi bakteri untuk berevolusi.

WHO menegaskan bahwa penyalahgunaan dan penggunaan berlebihan antimikroba pada manusia, hewan, dan tanaman merupakan pendorong utama munculnya patogen resisten.

Pesan praktisnya sederhana. Jangan membeli antibiotik tanpa resep. Jangan memaksa dokter memberi antibiotik ketika infeksi kemungkinan disebabkan virus. Rawat luka diabetes sejak awal. Perkuat cuci tangan. Jaga pangan keluarga. Pastikan sanitasi rumah baik. Gunakan antibiotik pada hewan secara bertanggung jawab. Dukung rumah sakit yang melakukan kultur bakteri sebelum terapi pada kasus yang sesuai. Masa depan terapi fag dimulai dari perilaku kecil yang dilakukan hari ini.

Fag mengajarkan pelajaran filosofis yang lembut. Penyelamat tidak selalu datang sebagai kekuatan besar yang menyapu semua hal. Kadang ia hadir sebagai makhluk mikroskopik yang bekerja tepat sasaran. Ia tidak menggantikan kebijaksanaan klinis. Ia menuntut kebijaksanaan itu menjadi lebih presisi.

Indonesia tidak hanya membutuhkan obat baru. Indonesia membutuhkan ekosistem baru. Ekosistem yang mempertemukan laboratorium, rumah sakit, regulator, kampus, industri, peternakan, pangan, lingkungan, dan masyarakat.

Di sana, terapi fag bukan sekadar teknologi masa depan. Ia menjadi cara baru membaca kehidupan: bahwa melawan bakteri tidak cukup dengan kekuatan, tetapi juga dengan ketepatan, kesabaran, dan kerendahan hati di hadapan evolusi.

*) Dito Anurogo, alumnus PhD dari IPCTRM TMU Taiwan, WWPO Peace Ambassador untuk Indonesia, dokter riset, dosen, dan peneliti.

Oleh dr Dito Anurogo MSc PhD *)/ANTARA

15 Mei 2026

Modal Rp400 Ribu, Pemuda Sampit Buka Jasa Foto Convex Mirror Selfie

Tren convex mirror selfie dimanfaatkan pemuda di Sampit menjadi usaha kreatif jasa foto dengan tarif Rp5 ribu per sesi dan mendapat respons positif masyarakat.
Tren convex mirror selfie dimanfaatkan pemuda di Sampit menjadi usaha kreatif jasa foto dengan tarif Rp5 ribu per sesi dan mendapat respons positif masyarakat.

SAMPIT - Seorang pemuda bernama Jakaria memanfaatkan tren convex mirror selfie yang viral di media sosial dengan membuka jasa foto kreatif di Kota Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Usaha tersebut mulai dijalankan beberapa hari terakhir di sejumlah titik keramaian masyarakat.

Jakaria menawarkan jasa foto menggunakan cermin cembung atau convex mirror dengan tarif Rp5 ribu per sesi. Dalam waktu sekitar tiga menit, pengunjung bisa berfoto menggunakan kamera maupun smartphone pribadi.

“Terinspirasi dari media sosial. Saya mencoba hal-hal yang viral dan belum ada di Sampit,” kata Jakaria di Sampit, Kamis.

Ia memilih lokasi yang ramai dikunjungi warga, seperti Taman Kota Sampit saat Car Free Day, kawasan wisata Terowongan Nur Mentaya pada sore hingga malam hari, hingga area kegiatan masyarakat lainnya.

Menurutnya, konsep foto dengan efek cermin cembung menarik perhatian terutama kalangan muda karena menghasilkan tampilan unik dan estetik yang cocok untuk unggahan media sosial.

Jakaria mengatakan antusiasme masyarakat cukup tinggi sejak jasa tersebut diperkenalkan. Pengunjung ramai datang terutama saat akhir pekan dan malam hari ketika lokasi wisata dipadati warga.

“Alhamdulillah respons masyarakat cukup positif, cukup ramai yang menggunakan jasa ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, usaha tersebut masih dijalankan sebagai pekerjaan sampingan. Saat ini dirinya tetap bekerja di salah satu pusat perbelanjaan di Sampit dan memanfaatkan waktu di luar jam kerja untuk menjalankan usaha kreatif tersebut.

Sistem kerja bergilir atau shift membuatnya tetap bisa membagi waktu antara pekerjaan utama dan usaha foto convex mirror.

Untuk memulai usaha itu, Jakaria mengaku tidak membutuhkan modal besar. Ia mengeluarkan biaya sekitar Rp400 ribu lebih untuk membeli cermin cembung secara daring seharga sekitar Rp200 ribu, sementara perlengkapan lain seperti pilox, stiker, dan tiang penyangga dibeli di Sampit.

Fenomena tersebut menunjukkan tren media sosial juga dapat dimanfaatkan menjadi peluang usaha kreatif yang produktif, khususnya bagi anak muda yang jeli melihat peluang di tengah perkembangan konten digital.

6 Mei 2026

Ketahui penularan utama virus hanta dari tikus ke manusia

Jakarta - Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menjelaskan virus hanta bisa menular melalui inhalasi aerosol dari debu urin tikus yang mengering atau air liur tikus yang sakit virus andes yang dapat menyebabkan penyakit sindrom paru.

“Hanta virus pulmonary syndrom ini adalah penyakit zoonosis dari keluarga virus hantavirus. Cara penularan utamanya itu inhalasi aerosol, jadi terhirup dari debu urin yang mengering, feses tikus ataupun air liur tikus yang sakit itu,” kata Dicky dalam percakapan daring dengan ANTARA, Rabu.

Ahli kesehatan masyarakat dan lingkungan ini menjelaskan virus hanta bisa menular pada orang yang kontak dengan urin atau kotoran tikus di permukaan. Namun penyebaran ini tidak terjadi langsung begitu saja, perlu ada strain tertentu seperti virus andes yang bisa secara terbatas menular pada manusia ketika terjadi kontak silang.

Pada orang yang sudah terkontaminasi virus hanta, ada fase klinis awal yang menyertai seperti demam, nyeri, otot lemas, hingga pada fase kritis adanya kerusakan pembuluh darah paru dan kebocoran cairan sehingga menyebabkan edema dan gagal napas akut.

“Biasanya kematian bisa sampai 40 persen dengan mekanisme utama adanya vascular leakage syndrome, sehingga paru terisi cairan dan ini terjadi hipoksia berat,” kata Dicky.

Dicky mengatakan perburukan kondisi menuju fase berat bisa terjadi dalam hitungan hari sehingga penanganan dan deteksi dini diperlukan. Faktor ketahanan hidup jika terjangkit virus hanta adalah diagnosis yang tepat dan cepat untuk menghindari fase paru berat dan kematian karena keterlambatan diagnosis.

Sampai saat ini tidak ada terapi antivirus yang spesifik untuk penyakit ini, namun terapi suportif bisa dilakukan seperti memenuhi kebutuhan oksigen dengan ventilator dan manajemen cairan yang ketat. Ia juga mengatakan potensi virus ini untuk menjadi pandemi global sangat kecil karena penularan utama bukan antar manusia.

Ia juga mengingatkan untuk menjaga kebersihan diri khususnya di lingkungan yang tinggi risiko seperti lingkungan kapal laut, atau di ruangan tertutup dengan ventilasi terbatas.

Pewarta : Fitra Ashari/ANTARA

5 Mei 2026

Kutim Beralih Ke Bus Listrik Pelajar, Tantangan Infrastruktur Jadi Sorotan

Pemkab Kutai Timur uji coba bus listrik sekolah di Sangatta untuk kurangi emisi, kemacetan, dan biaya transportasi pelajar.
Pemkab Kutai Timur uji coba bus listrik sekolah di Sangatta untuk kurangi emisi, kemacetan, dan biaya transportasi pelajar.

Kutim, Kaltim - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai menguji penggunaan bus listrik sebagai angkutan pelajar di wilayah Sangatta. Langkah ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam mendorong transportasi ramah lingkungan sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas siswa.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan bahwa kehadiran bus listrik tidak hanya berorientasi pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelajar dalam perjalanan ke sekolah.

Menurut Ardiansyah Sulaiman, program ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi yang selama ini menjadi salah satu penyumbang kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan siang hari.

Selain aspek lingkungan, keberadaan bus listrik juga diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga. Orang tua tidak lagi harus mengeluarkan biaya tambahan untuk antar-jemput anak setiap hari.

Uji coba tahap awal menghadirkan satu unit bus dengan kapasitas sekitar 30 penumpang. Meski jumlahnya masih terbatas, pemerintah daerah berencana menambah armada secara bertahap, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

Antusiasme terlihat dari siswa, orang tua, dan pihak sekolah yang menyambut positif kehadiran moda transportasi baru ini.

Penggunaan bus listrik saat ini difokuskan untuk kawasan perkotaan seperti Sangatta. Ardiansyah Sulaiman menilai kondisi geografis Kutai Timur yang berbukit dan tersebar menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan.

Untuk wilayah dengan akses yang lebih sulit, pemerintah mempertimbangkan penggunaan bus berbahan bakar minyak sebagai solusi sementara agar seluruh pelajar tetap mendapatkan layanan transportasi yang layak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur Mulyono menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari implementasi program unggulan daerah.

Mulyono menyebut Dinas Pendidikan berperan sebagai penyedia manfaat program, sementara operasional teknis dijalankan oleh Dinas Perhubungan. Perencanaan program ini telah dimulai sejak 2024 dan baru dapat direalisasikan pada tahun ini.

Pada tahap awal, bus listrik akan melayani pelajar SMA Negeri 2 Sangatta Utara yang selama ini belum terjangkau angkutan umum.

Rute perjalanan dimulai dari kawasan Hotel Pinang menuju sekolah. Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas layanan tanpa mengganggu aktivitas belajar siswa.

FAQ

1. Apa tujuan utama bus listrik di Kutai Timur?
Mengurangi emisi karbon, kemacetan, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pelajar.

2. Berapa jumlah bus yang tersedia saat ini?
Saat ini baru tersedia satu unit untuk tahap uji coba.

3. Siapa yang mengelola program ini?
Program dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubungan Kutai Timur.

4. Apakah semua wilayah akan menggunakan bus listrik?
Tidak, penggunaan bus listrik difokuskan di wilayah perkotaan, sementara daerah lain menggunakan bus berbahan bakar minyak.

5. Siapa yang menjadi prioritas pengguna bus ini?
Pelajar, khususnya yang belum terlayani angkutan umum seperti di SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

2 Mei 2026

Dapur MBG yang Beri Siswa Menu Berulat di Kamboja Kayong Utara Pernah Disuspend Kasus IPAL

foto tangkapan layar surat BGN penghentian operasional dapur MBG di Kamboja kecamatan Pulau Maya Kayong Utara (muzahidin/ist).

 
Kayong Utara, BORNEO TRIBUN - Dapur MBG yang sajikan menu makanan berisi ulat untuk SD 13 desa Kamboja kabupaten Kayong Utara terungkap pernah terkena suspend atau penghentian sementara operasionalnya dari Badan Gizi Nasional (BGN). 

Berdasarkan surat dari BGN nomor 1531/D.TWS/04/2026, diketahui kalau dapur yang dikelola yayasan Surya Gizi Lestari ini distop karena tidak memenuhi standar instalasi pengelolaan limbah (IPAL) termasuk standar higienis (SLHS). 

Kepala region BGN Kalimantan Barat Agus Kurniawi membenarkan dapur ini terkana suspend selama tiga hari disebabkan standard IPAL

Namun penghentian tersebut hanya sementara karena pengelola sudah memenuhi perbaikan IPAL dimaksud sesuai dengan laporan dari koordinator wilayah Kayong Utara berdasarkan foto dan video saat proses perbaikan IPAL dapur tersebut. 

"Iya sesuai surat kita, dapur ini sudah pernah kena suspend. Ini kasus berulang. Kalau diaktifkan lagi benar, karena mereka sudah melakukan perbaikan IPAL, laporannya ada kita terima dalam bentuk video," kata dia saat di konfirmasi Borneo Tribun, Sabtu malam (02/05/2026).

Terkait dengan ditemukannya menu berisi ulat, Agus menegaskan dapur ini akan dijatuhkan sanksi. Termasuk apabila ditemukan dapur ini memalsukan laporan pembangunan IPAL sebagai syarat aktivasi atas suspend yang sudah mereka jalani yang lalu. 

"Ini sudah kita laporkan tunggu keputusan dari Direktur Pemantauan dan pengawasan. Pastinya di stop operasional," tegasmya. 

menu MBG berisi ulat dari dapur kecamatan Pulau Maya kabupaten Kayong Utara 

Beberapa orang warga sekitar berdekatan dengan dapur ini melaporkan, semenjak dapur ini beroperasi, limbah sampah dan bau menyengat sering tercium yang bersumber dari lokasi yang diduga berasal dari dapur yang dikelola Yayasan Surya Gizi Lestari ini. 

Atas itulah, warga meminta operasional dapur ini diusulkan untuk diberhentikan. Warga meminta, pengelolaan limbah dan standar kesehatan lebih diprioritaskan guna mencegah kasus keracunan. 

"Kalau musim panas, bau menyengat dari limbah dapur ini bang. Bual nyr mah kalau limbahnye di proses nan," ujar Ujang warga terdekat dapur itu. 

Sebagai salah satu orang tua murid yang anaknya menerima menu MBG dari dapur ini, dirinya berharap menu MBG tidak lagi berasal dari dapur ini. Ia meminta BGN mengganti pengelola dapur. 

"Supaye endak berulang kasus ulat ni, bagisnye diganti jak pengelolanye, ganti yang baru, stop dolok dapur ini," harapnya.

 

Menu MBG Dibagikan Hari Sabtu untuk SD di Kamboja Kayong Utara Berisi Ulat

foto menu MBG untuk SD 13 Kamboja Tengah Kayong Utara beisi ulat (muzahidin/kiriman orang tua siswa)

Kayong Utara, BORNEO TRIBUN - Menu makanan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan pada hari Sabtu (2/05/2026) kepada siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 13 desa Kamboja Tengah kecamatan Pulau Maya Karimata kabupaten Kayong Utara berisi ulat. 

Dari foto yang dikirimkan orang tua siswa kepada media, menu tersebut disajikan dalam omprengan berisikan nasi putih, tahu, sayur kacang dan wortel. Menu MBG ini berasal dari dapur yang di kelola oleh Yayasan Surya Gizi Lestari. 

"Mohon maaf, makanan MBG hari ini ade ulat di dalam nasi dan oseng-oseng sayur kacang dan wortel," ujar seorang guru di sekolah itu, Sabtu (2/05/2026.

Kejadian ini memicu reaksi keras dari orang tua murid. Mereka menuntut tanggung jawab dapur pengelola sebab menyangkut kesehatan anak mereka. 

"Ini menyangkut konsumsi anak-anak. Tidak bisa dianggap remeh. Harus ada tanggung jawab jelas dari pengelola," ujar salah seorang orang tua siswa pada SD tersebut. 

Koordinator wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kayong Utara Adi Afrianto dihubungi mengaku belum update inpo yang disampaikan. 

"Wah, belum tau saye, baru tau dari abang ini. Saye cobe cek lok ye," ujarnya dikonfirmasi, Sabtu ini. 

Adi mengungkapkan, dapur dari yayasan tersebut mendistribusikan menu omprengan sebanyak 2.307 porsi setiap harinya sampai hari Sabtu. 

Soal adanya edaran dari BGN bahwa penyajian menu MBG berlaku hanya 5 hari kerja,, tidak termasuk hari Sabtu, Adi mengatakan bahwa kecamatan Pulau Maya terkatagori wilayah tinggi rentan masalah stunting. 

"Jadi ada pengecualian di kecamatan Pulau Maya karena disana stunting masih tinggi, rawan gizi, diatas 20 persen. Masih dibolehkan untuk distribusi sampai hari Sabtu," kata Adi. 

Kepala SPPG MBG SDN 13 Pulau Maya, Awaludin menjelaskan, menu yang diterima SD tersebut sebanyak 89 omprengan terdiri dari untuk murid dan guru. 

Ulat tersebut bersumber dari menu makanan oseng-oseng kacang panjang dan nasi. Namun tidak semua omprengan yang didistribusikan hari ini berisi ulat. 

"Benar kami akui ada ulat, tapi endak semua omprengan yang kami sajikan. Ulat itu berasal dari kacang panjang," kata Awaludin saat dikonfirmasi pada Sabtu sore ini.

1 Mei 2026

Potensi penyebab mobil listrik bisa mati saat lintasi rel KA

Jakarta - Mobil listrik (electric vehicle/EV) yang mati mendadak saat melintasi rel kereta api bukan tanpa sebab, pakar otomotif Institut Teknologi Bandung, Agus Purwadi, mengungkapkan bahwa gangguan pada sistem kelistrikan dan proteksi menjadi faktor utama yang membedakan EV dari mobil konvensional berbahan bakar minyak (ICE).

“Berbeda dengan mobil ICE yang mati karena masalah pasokan bahan bakar atau pengapian, EV biasanya mati karena kegagalan pada sistem manajemen energi atau sirkit proteksi,” kata Agus saat dihubungi dari Jakarta, Kamis.

Agus mengungkap salah satu penyebab paling umum adalah kegagalan baterai 12 volt (auxiliary battery) atau disebut aki pada mobil ICE.

Meski EV memiliki baterai utama bertegangan tinggi, komponen penting seperti sistem pintar komputer, sensor, dan kelistrikan dasar bergantung pada baterai kecil tersebut.

“Ini adalah penyebab paling umum. Meskipun memiliki baterai traksi bertegangan tinggi (HV), sistem komputer, lampu, dan sensor EV dijalankan oleh baterai 12V biasa. Jika baterai 12V drop atau mati, main relay tidak bisa menutup, sehingga daya dari baterai besar tidak bisa mengalir ke motor penggerak. Mobil akan mati total meskipun persentase baterai utama masih 80 persen,” ujar Agus.

Main relay atau relay utama adalah komponen saklar listrik yang menghubungkan atau memutus aliran listrik dari baterai utama (tegangan tinggi) ke sistem kendaraan.

Selain itu, sistem manajemen baterai (Battery Management System/BMS) juga berperan penting. Jika terjadi panas berlebih pada inverter atau baterai, lanjut Agus, sistem akan secara otomatis memutus aliran daya untuk mencegah kerusakan.

“Jika inverter atau baterai mengalami overheating akibat kegagalan pompa pendingin atau cuaca ekstrem, sistem BMS akan memutus aliran daya secara mendadak untuk mencegah kebakaran atau kerusakan permanen,” katanya.

Faktor lain yang tak kalah krusial adalah sistem pengaman tegangan tinggi. Agus menjelaskan bahwa EV dilengkapi mekanisme High Voltage Interlock Loop (HVIL) yang akan langsung mematikan sistem jika terdeteksi gangguan.

“Jika sensor mendeteksi adanya kebocoran arus ke sasis atau adanya soket kabel tegangan tinggi yang longgar akibat guncangan di rel kereta yang tidak rata, sistem akan langsung melakukan emergency shut-off dalam hitungan milidetik,” imbuhnya.

Meski jarang, gangguan elektromagnetik di area rel juga berpotensi memengaruhi sistem kendaraan.

Medan elektromagnetik kuat dapat mengganggu komunikasi data internal kendaraan dan memicu sistem proteksi untuk mematikan operasi.

“Meskipun jarang dan teknologinya sudah semakin terproteksi, area perlintasan kereta api memiliki medan elektromagnetik yang kuat dari kabel transmisi atas pada KRL dan rel jalur balik. Pada unit dengan proteksi shielding yang kurang sempurna, EMI ekstrem berpotensi mengganggu komunikasi data pada Controller Area Network kendaraan, yang menyebabkan komputer salah membaca data dan mematikan sistem sebagai bentuk proteksi,” jelas Agus.

Meski tetap ada, Agus mengungkap gangguan elektromagnetik ini cukup kecil kemungkinannya untuk terjadi.

Hal senada diungkapkan pakar otomotif lain yang juga dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu. Menurutnya, mobil listrik memiliki ketahanan tinggi terhadap gangguan elektromagnetik, sehingga kecil kemungkinan mobil listrik mati mendadak ketika melintasi jalur kereta api.

“Secara teknis, EV memiliki potensi yang sangat rendah untuk mati mesin secara mendadak saat melintasi rel kereta api karena medan elektromagnetik,” ujarnya ketika dihubungi ANTARA dari Jakarta, Rabu (29/4).

Ia menjelaskan, mobil listrik modern telah dirancang dengan pelindung interferensi elektromagnetik dan wajib lolos serangkaian uji kompatibilitas sebelum dipasarkan.

Pewarta : Pamela Sakina/ANTARA

27 Apr 2026

BKSDA Kalbar Evakuasi Orangutan Di Kayong Utara, Konflik Dengan Warga Berhasil Dicegah

BKSDA Kalbar bersama YIARI mentranslokasikan orangutan dari kebun warga di Kayong Utara ke Taman Nasional Gunung Palung untuk mencegah konflik manusia dan satwa liar.
BKSDA Kalbar bersama YIARI mentranslokasikan orangutan dari kebun warga di Kayong Utara ke Taman Nasional Gunung Palung untuk mencegah konflik manusia dan satwa liar.

KAYONG UTARA - Upaya pencegahan konflik antara manusia dan satwa liar kembali dilakukan di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bersama Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) memindahkan satu individu orangutan dari kawasan permukiman warga di Dusun Pemangkat Jaya, Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir.

Langkah tersebut dilakukan setelah laporan warga mengenai kemunculan orangutan di area perkebunan sejak akhir tahun lalu. Dalam beberapa hari terakhir sebelum evakuasi, satwa dilindungi tersebut diketahui semakin sering berada di sekitar kebun milik warga, sehingga menimbulkan kekhawatiran sekaligus potensi kerugian.

Asisten Manager Orangutan Protection Unit YIARI, Muhadi, menjelaskan bahwa proses translokasi dilakukan melalui koordinasi lintas instansi. Balai Taman Nasional Gunung Palung, unsur TNI-Polri, serta masyarakat setempat turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Muhadi menyampaikan bahwa pemindahan satwa tidak dilakukan secara terburu-buru. Sebelum translokasi diputuskan, berbagai alternatif penanganan telah dipertimbangkan melalui proses asesmen menyeluruh.

Keberadaan orangutan yang mulai menetap di area perkebunan dinilai berisiko menimbulkan konflik yang lebih luas apabila tidak segera ditangani. Karena itu, translokasi dipilih sebagai langkah terakhir demi menjaga keselamatan satwa sekaligus melindungi warga.

Tim gabungan memulai evakuasi sejak pagi hari dengan menggunakan senapan bius yang dioperasikan petugas berizin. Dokter hewan turut memastikan dosis anestesi yang diberikan sesuai kondisi satwa agar proses berjalan aman.

Dokter hewan YIARI, Rachel, melakukan pemeriksaan medis menyeluruh sebelum proses pemindahan dilakukan. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya luka alami pada bagian wajah dan lengan kiri, serta fraktur pada gigi.

Namun, Rachel memastikan kondisi tersebut telah pulih dan tidak memengaruhi kesehatan secara umum. Pemeriksaan menyimpulkan bahwa orangutan dalam kondisi sehat serta layak untuk dipindahkan ke habitat baru.

Setelah pemeriksaan selesai, orangutan dipindahkan menuju kawasan Taman Nasional Gunung Palung yang dinilai memiliki tingkat perlindungan tinggi serta ketersediaan pakan yang memadai.

Perjalanan menuju lokasi pelepasliaran berlangsung sekitar dua jam dengan kombinasi transportasi darat dan air. Setibanya di lokasi, proses pelepasliaran turut melibatkan masyarakat sekitar sebagai bentuk dukungan terhadap upaya konservasi.

Respons satwa setelah dilepas dinilai positif. Orangutan segera bergerak menjauh dan memperlihatkan perilaku liar yang menunjukkan kesiapan untuk kembali beradaptasi dengan habitat alaminya.

Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurut Murlan Dameria Pane, kerja sama lintas instansi menjadi faktor penting dalam memastikan proses translokasi berjalan aman dan efektif.

Ketua Umum YIARI, Silverius Oscar Unggul, menambahkan bahwa perubahan tata guna lahan yang berlangsung cepat menjadi tantangan serius bagi kelangsungan hidup orangutan.

Silverius Oscar Unggul menilai perencanaan tata ruang yang terintegrasi diperlukan agar aktivitas manusia dan keberadaan satwa liar dapat berjalan berdampingan secara berkelanjutan.

Jejak Lima Perempuan Pelopor Perubahan di Kalimantan Timur yang Jarang Disorot

Jejak lima perempuan pelopor Kalimantan Timur yang berperan dalam pendidikan, politik, dan pertahanan kembali diungkap dalam kajian sejarah lokal. (Foto edit AI)
Jejak lima perempuan pelopor Kalimantan Timur yang berperan dalam pendidikan, politik, dan pertahanan kembali diungkap dalam kajian sejarah lokal. (Foto edit AI)

SAMARINDA - Perjalanan sejarah Kalimantan Timur tidak hanya ditopang oleh tokoh laki-laki, tetapi juga oleh deretan perempuan yang berani melangkah melampaui batas zamannya. 

Sejarawan publik Kalimantan Timur, Muhammad Sarip, mengungkap rekam jejak lima tokoh perempuan yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam membangun fondasi pendidikan, pemerintahan, hingga pertahanan di wilayah tersebut.

Pengungkapan ini menjadi pengingat bahwa kiprah perempuan di Kalimantan Timur telah berlangsung sejak masa kolonial hingga periode awal kemerdekaan Indonesia. Peran mereka tidak hanya simbolik, melainkan langsung berdampak pada perubahan sosial dan kesadaran berbangsa.

Pendidikan Perempuan Dimulai dari Meisje School Tahun 1928

Jejak lima perempuan pelopor Kalimantan Timur yang berperan dalam pendidikan, politik, dan pertahanan kembali diungkap dalam kajian sejarah lokal. (Foto edit AI)

Nama Aminah Syukur menjadi salah satu pionir pendidikan perempuan di Kalimantan Timur. Bersama pasangan hidupnya, Aminah Syukur mendirikan Meisje School pada tahun 1928.

Sekolah tersebut menjadi ruang penting bagi perempuan pribumi untuk memperoleh pendidikan formal di tengah keterbatasan akses pendidikan pada masa kolonial. 

Kehadiran lembaga pendidikan ini turut membuka peluang bagi perempuan untuk keluar dari ketertinggalan pendidikan.

Langkah Aminah Syukur dinilai sebagai tonggak awal lahirnya kesadaran bahwa pendidikan merupakan kunci peningkatan kualitas hidup perempuan.

Salbiah Kobarkan Nasionalisme Pemuda Kalimantan Tahun 1948

Pada masa pergerakan kemerdekaan, Salbiah tampil sebagai figur perempuan yang berperan dalam organisasi kepemudaan. Salbiah tercatat sebagai pengurus Rukun Pemuda Indonesia.

Pada tahun 1948, Salbiah ikut mengobarkan semangat nasionalisme dalam Kongres Gabungan Pemuda Indonesia Seluruh Kalimantan yang berlangsung di Barabai. 

Keterlibatan Salbiah mencerminkan peran perempuan dalam mendorong semangat persatuan dan perjuangan bangsa.

Momentum tersebut menjadi bukti bahwa perempuan juga berada di garis depan dalam memperkuat kesadaran nasional di Kalimantan.

Djumantan Hasyim Catat Sejarah sebagai Legislator Perempuan Pertama

Memasuki dekade 1950-an, Djumantan Hasyim mencatatkan sejarah sebagai legislator perempuan pertama di DPRD Kalimantan Timur.

Selain menjadi pelopor keterlibatan perempuan di dunia politik, Djumantan Hasyim dikenal memiliki kepemimpinan yang tegas. 

Dalam situasi konflik akibat dualisme kepemimpinan daerah, Djumantan Hasyim mengambil peran penting dalam mendorong penyelesaian konflik secara efektif.

Kiprah tersebut memperlihatkan bahwa perempuan memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat dalam sistem pemerintahan daerah.

Dorinawati Samalo Hibahkan Rumah untuk Cikal Bakal Universitas

Kontribusi besar juga datang dari Nyonya Lo Beng Long, yang dikenal dengan nama Dorinawati Samalo. 

Pada tahun 1962, Dorinawati Samalo secara sukarela menghibahkan kediaman pribadi.

Bangunan tersebut kemudian menjadi lokasi awal berdirinya Universitas Mulawarman, yang kini menjadi salah satu perguruan tinggi utama di Kalimantan Timur.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa dukungan terhadap pendidikan tinggi juga datang dari masyarakat sipil, termasuk perempuan dari latar belakang etnis Tionghoa.

Fatimah Moeis Perkuat Pertahanan dalam Masa Dwikora

Jejak Lima Perempuan Pelopor Perubahan di Kalimantan Timur yang Jarang Disorot
Jejak lima perempuan pelopor Kalimantan Timur yang berperan dalam pendidikan, politik, dan pertahanan kembali diungkap dalam kajian sejarah lokal. (Foto edit AI)

Tokoh kelima, Fatimah Moeis, dikenal sebagai organisator yang dipercaya memimpin Korps Sukarelawati Kalimantan Timur pada tahun 1963.

Sebelum memegang jabatan tersebut, Fatimah Moeis mengikuti pelatihan militer sebagai persiapan menghadapi ancaman konfrontasi Dwikora. 

Peran Fatimah Moeis menegaskan bahwa perempuan turut ambil bagian dalam sektor pertahanan negara.

Keterlibatan tersebut memperluas pemahaman bahwa kontribusi perempuan tidak terbatas pada ranah domestik, melainkan juga strategis dalam menjaga kedaulatan.

Kisah Lima Tokoh Perempuan Diabadikan dalam Buku Sejarah

Rekam jejak lima perempuan tersebut terdokumentasi dalam buku karya Muhammad Sarip bersama Alisya Anastasya berjudul Perempuan di Kalimantan Timur: Sejarah yang Terlupakan, Mitos Kartini, dan Realitas Gender.

Buku tersebut menjadi referensi penting untuk memahami sejarah lokal dari perspektif perempuan, sekaligus memperkaya literatur sejarah di Kalimantan Timur.

Dokumentasi ini diharapkan mampu mengangkat kembali peran perempuan yang selama ini kurang mendapat sorotan dalam narasi sejarah arus utama.

FAQ

Siapa saja lima tokoh perempuan berpengaruh di Kalimantan Timur?
Lima tokoh tersebut adalah Aminah Syukur, Salbiah, Djumantan Hasyim, Dorinawati Samalo, dan Fatimah Moeis.

Apa kontribusi Aminah Syukur dalam sejarah Kalimantan Timur?
Aminah Syukur mendirikan Meisje School pada tahun 1928 sebagai sekolah khusus bagi perempuan pribumi.

Apa peran Salbiah dalam perjuangan nasional?
Salbiah berperan dalam organisasi kepemudaan dan ikut menyuarakan nasionalisme dalam Kongres Pemuda Kalimantan tahun 1948.

Mengapa Dorinawati Samalo dianggap berjasa bagi pendidikan tinggi?
Dorinawati Samalo menghibahkan rumah pribadi yang menjadi cikal bakal berdirinya Universitas Mulawarman.

Apa peran Fatimah Moeis dalam bidang pertahanan?
Fatimah Moeis memimpin Korps Sukarelawati Kalimantan Timur pada masa konfrontasi Dwikora tahun 1963.

24 Apr 2026

RI-Prancis perkuat diplomasi budaya melalui pertemuan menteri


Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia dan Prancis memperkuat kemitraan strategis di bidang kebudayaan melalui pertemuan bilateral antara Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan Menteri Kebudayaan Prancis Catherine Pégard di Paris, Kamis (23/4).

Sebagaimana dilansir dari siaran resmi Kementerian Kebudayaan, pertemuan tersebut menjadi tindak lanjut dari Deklarasi Bersama Strategi Kebudayaan atau Borobudur Declaration yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sebagai kerangka kerja sama kedua negara.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak menegaskan kerja sama kebudayaan Indonesia dan Prancis terus berkembang, terutama pada sektor warisan budaya, museum, industri budaya, dan transformasi digital.

Kedua negara juga menyaksikan penandatanganan dua perjanjian kerja sama, yaitu antara École du Louvre dan Indonesia Heritage Agency (IHA), serta antara Centre des Monuments Nationaux (CMN) dan InJourney.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengatakan pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memastikan implementasi kerja sama berjalan konkret dan berkelanjutan.

Ia menegaskan Indonesia mendorong kolaborasi yang menghasilkan program nyata dan berdampak langsung bagi ekosistem budaya kedua negara.

"Kerja sama Indonesia-Prancis di bidang kebudayaan harus berkembang secara konkret, resiprokal, dan berdampak jangka panjang," kata Fadli.

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan kawasan Borobudur dan Prambanan, penguatan Museum Academy, serta penyelenggaraan pameran Indonesia di Guimet Museum.

Selain itu, kedua negara mendorong riset bersama dengan École française d’Extrême-Orient (EFEO) serta pelindungan warisan budaya yang terdampak perubahan iklim melalui kerangka ALIPH.

Pada sektor industri budaya, kolaborasi diperluas ke bidang film, musik, seni rupa, dan sastra.

Di bidang perfilman, kerja sama meliputi keberlanjutan Indonesia-France Film Lab, kolaborasi dengan La Fémis dan CNC, serta partisipasi dalam forum internasional seperti Cannes Film Festival, Critics’ Week, dan Annecy International Animation Film Festival.

Sementara di bidang sastra, kerja sama mencakup program Choix Goncourt Indonésie, Read Indonesia, serta kolaborasi dengan The Centre national du livre melalui program residensi dan festival sastra.

Kedua negara juga menyoroti pentingnya transformasi digital kebudayaan, termasuk pengelolaan data budaya, digitalisasi aset, dan pengembangan co-creation berbasis warisan budaya digital.

Pewarta : Farika Nur Khotimah/ANTARA

21 Apr 2026

Pakar nilai Wikimedia perlu daftar PSE demi jamin kepastian hukum


Jakarta - Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya menilai penting bagi Wikimedia Foundation untuk segera mendaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) agar memiliki kepastian hukum dalam beroperasi di Indonesia.

Menurutnya, keberadaan aturan PSE memberikan landasan hukum yang jelas bagi platform digital, termasuk dalam hal perlindungan data pengguna dan mekanisme penanganan masalah.

“PSE secara hukum harus terdaftar secara resmi dan ini secara tidak langsung juga menjadi perlindungan hukum bagi masyarakat Indonesia. Ada perwakilan yang bisa dihubungi jika ada masalah, dan follow up yang perlu dilakukan dengan PSE yang bersangkutan,” kata Alfons kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) mengultimatum Wikimedia Foundation untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran sebagai PSE lingkup privat di Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.

Kemenkomdigi memberikan tenggat waktu selama tujuh hari kerja sejak 15 April 2026 bagi Wikimedia untuk segera mendaftar PSE.

Apabila tenggat waktu tidak terpenuhi, maka akses ke semua platform milik Wikimedia, termasuk ekosistem ensiklopedia online Wikipedia Indonesia dan Wikimedia Commons akan diblokir.

Maka dari itu, Alfons mendorong Wikimedia Foundation untuk mematuhi aturan PSE demi memberikan kejelasan hukum serta menjamin keamanan data bagi pengguna di Indonesia.

Terkait risiko yang muncul apabila Wikimedia tidak terdaftar, Alfons mengatakan nantinya pemerintah akan kesulitan berkomunikasi dengan pihak platform ketika terjadi persoalan, baik terkait konten maupun aspek lainnya.

“Kalau ada masalah dengan konten PSE tersebut, pemerintah jadi tidak bisa mendapatkan pihak yang bisa diajak komunikasi untuk menyelesaikan masalah di PSE tersebut,” jelasnya.

Dalam hal ini, regulasi PSE bisa mendorong platform global untuk lebih bertanggung jawab terhadap konten, perlindungan data, serta penegakan hukum di Indonesia.

“Jika PSE terdaftar, artinya mereka patuh dengan aturan hukum yang berlaku di setiap negara. Kalau mereka tidak mendaftarkan diri artinya mereka tidak patuh hukum. Hal ini akan berdampak positif bagi ketaatan terhadap peraturan dan perlindungan terhadap masyarakat dari konten yang tidak benar atau berbahaya,” tutur Alfons.

Lebih lanjut, Alfons mengapresiasi sikap tegas pemerintah dalam memberikan ultimatum kepada Wikimedia Foundation. Sebab, menurutnya penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa pandang bulu.

“Kalau melihat perjalanannya, pemerintah sudah sangat sabar dan memberikan waktu yang panjang dan mau berkomunikasi dan memberikan kesempatan kepada PSE. Kalau masih membandel, memang harus ditindak sesuai ketentuan. Kalau tidak nanti hal ini akan menjadi preseden buruk dan diikuti oleh PSE lain,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemenkomdigi Alexander Sabar menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan tegas apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi.

“Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan komitmen dalam menegakkan tata kelola ruang digital yang tertib dan adil bagi seluruh penyelenggara sistem elektronik,” kata Alex di Jakarta Pusat, Rabu lalu (15/4).

Jika dalam tujuh hari kerja Wikimedia tidak juga mendaftar PSE sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia, maka Kemenkomdigi akan memblokir layanan Wikimedia.

Langkah ultimatum diberikan setelah pemerintah sebelumnya memberikan perpanjangan waktu atas permintaan Wikimedia sejak 2025. Pemberitahuan awal telah disampaikan sejak 14 November 2025 agar Wikimedia segera mendaftarkan diri sebagai PSE lingkup privat.

Sebagai bentuk penegakan aturan, pemerintah kembali memberikan perpanjangan waktu terakhir selama tujuh hari.

Ketentuan pendaftaran PSE merupakan kewajiban bagi seluruh platform digital, baik lokal maupun asing, yang beroperasi di Indonesia guna memastikan legalitas, perlindungan data pengguna, serta tata kelola ruang digital.

Pendaftaran PSE menjadi syarat multak bagi seluruh penyelenggara sistem elektronik (media sosial, e-commerce, fintech, search engine) yang beroperasi di Indonesia.

Dalam Permenkominfo Nomor 5 Tahun 2020 disebutkan bahwa PSE yang tidak mendaftar dapat dikenakan sanksi administratif, mulai dari teguran tertulis hingga pemutusan akses atau pemblokiran layanan.

Pendaftaran PSE sendiri tidak dipungut biaya dan berlaku setara bagi seluruh platform, baik yang bersifat komersial maupun nirlaba.

Oleh : Bayu Saputra/ANTARA

18 Apr 2026

KNKT ungkap dua faktor maraknya kecelakaan dari kendaraan niaga


Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan yang melibatkan kendaraan niaga di Indonesia masih banyak terjadi karena faktor manusia dan juga lalainya perawatan yang dilakukan untuk kendaraan operasional yang mereka gunakan.

Hal ini perlu adanya ketegasan yang jelas dari pihak perusahaan dan juga produsen kendaraan-kendaraan niaga di Indonesia untuk memberikan edukasi terkait pentingnya perawatan kendaraan secara berkala.

“Berdasarkan hasil investigasi KNKT, human factor masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Selain itu, kondisi kendaraan dan sistem operasional juga berpengaruh,” kata Senior Investigator Ahmad Wildan melalui keterangan resminya, di Jakarta, Jumat.

Sementara itu, Training Division Head HMSI, Pieter Andre menjelaskan bahwa pengemudi memiliki tanggung jawab yang cukup besar, sehingga pihaknya memberikan kegiatan edukasi terkait keselamatan berkendara bagi driver kendaraan niaga.

“Pelatihan yang berkelanjutan akan meningkatkan kompetensi, kesadaran keselamatan, serta efisiensi berkendara. Selain itu, manajemen perawatan kendaraan yang baik memastikan kendaraan selalu laik jalan dan fitur keselamatan bekerja optimal,” ucap Pieter Andre.

Keterlibatan dan juga kolaborasi antara pihak seperti ATPM, regulator dan operator, menjadi kunci sukses agar terjadinya penurunan angka kecelakaan yang diakibatkan oleh kendaraan niaga di Indonesia.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Organisasi PO Primajasa, Bayu Permana juga menjelaskan bahwa perekrutan pengemudi tidak bisa dipilih secara sembarang. Perlu adanya seleksi yang ketat untuk mengurangi kejadian yang serupa di kemudian hari.

“Kami juga meningkatkan standar perawatan sesuai standar ATPM, mulai dari prosedur bengkel, fasilitas, hingga peningkatan kompetensi mekanik dan penyediaan inspector kendaraan,” kata dia.

Pewarta : Chairul Rohman/ANTARA

15 Apr 2026

Anak Kecanduan Gawai? Dokter IDAI Ungkap Cara Efektif Hentikan Dalam 1 Bulan

Dokter anak menyebut kecanduan gawai pada anak bisa dihentikan dalam 2–4 minggu dengan konsistensi orang tua dan pengalihan aktivitas yang tepat.
Dokter anak menyebut kecanduan gawai pada anak bisa dihentikan dalam 2–4 minggu dengan konsistensi orang tua dan pengalihan aktivitas yang tepat.

JAKARTA — Kecanduan gawai pada anak kini menjadi perhatian banyak orang tua. Namun kabar baiknya, kebiasaan tersebut sebenarnya bisa dihentikan dalam waktu relatif singkat, asalkan orang tua konsisten dan mampu mengalihkan perhatian anak ke aktivitas lain yang menarik.

Dokter Anak dan Ahli Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Dr. dr. Bernie Endyarni Medise, Sp.A (K), MPH menjelaskan bahwa proses menghentikan kecanduan gawai pada anak umumnya membutuhkan waktu sekitar dua minggu hingga satu bulan.

“Sebenarnya untuk menghentikan, berdasarkan pengalaman pasien-pasien, biasanya membutuhkan 1–2 minggu kalau kita hentikan sama sekali, walau itu mungkin akan membuat anak sedikit cranky atau rewel,” ujar Bernie saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Reaksi Awal Anak Saat Gadget Dihentikan Itu Wajar

Menurut Bernie, reaksi seperti anak menjadi rewel, mudah marah, atau terlihat gelisah saat gawai dihentikan merupakan hal yang wajar. Kondisi ini terjadi karena otak anak sudah terbiasa dengan stimulasi cepat dari layar.

Aktivitas bermain gawai memicu pelepasan dopamin di otak, yaitu zat kimia yang memberi rasa senang. Hal inilah yang membuat anak ingin terus mengulang aktivitas tersebut.

“Ini yang akhirnya anak akan berusaha lagi untuk mendapatkan hal itu. Lagi dan lagi akhirnya akan terjadi kecanduan atau ketergantungan juga adiksi terhadap kegiatan tersebut,” jelas dokter yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Kesejahteraan Anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Kunci Utama: Alihkan Ke Aktivitas Yang Menarik

Menghentikan penggunaan gawai saja tidak cukup. Orang tua perlu mengganti kebiasaan tersebut dengan kegiatan lain yang lebih menarik bagi anak.

Beberapa aktivitas yang bisa menjadi alternatif antara lain:

  • Bermain permainan tradisional

  • Aktivitas fisik seperti bersepeda atau berlari

  • Menggambar atau mewarnai

  • Bermain bersama teman sebaya

  • Membantu aktivitas ringan di rumah

“Orang tua harus mengalihkan. Orang tua juga harus mengajak melakukan sesuatu yang cukup menarik juga bagi anak, sehingga anak tertarik untuk melakukannya,” ujarnya.

Menurut pengalaman klinis, setelah melewati masa awal tanpa gawai, anak biasanya mulai terbiasa dan tidak lagi mencari perangkat tersebut.

“Alihkan dengan permainan yang lain, atau kegiatan lain yang tentunya cukup menyenangkan bagi anak. Berdasarkan pengalaman, cukup sekitar dua minggu, paling lama satu bulan. Sebenarnya anak tidak akan mencari gawai lagi kalau tidak diberikan,” tambah Bernie.

Orang Tua Harus Jadi Contoh Penggunaan Gawai

Selain membatasi penggunaan gawai pada anak, orang tua juga memiliki peran penting sebagai panutan.

Jika orang tua masih sering bermain ponsel di depan anak, maka anak cenderung akan kembali meminta gawai.

“Sebisa mungkin pada saat itu orang tua jangan bermain gawai juga di depan anak, yang tentunya anak akan tertarik lagi untuk meminta gawainya kembali,” tegas Bernie.

Perilaku orang tua menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan digital anak sejak dini.

Mengapa Kecanduan Gawai Perlu Segera Diatasi

Penggunaan gawai berlebihan pada anak dapat berdampak pada berbagai aspek perkembangan, seperti:

  • Gangguan konsentrasi

  • Keterlambatan bicara

  • Kurangnya aktivitas fisik

  • Gangguan pola tidur

  • Berkurangnya interaksi sosial

Karena itu, pengawasan dan pembatasan penggunaan gawai sejak dini sangat dianjurkan oleh tenaga kesehatan anak.

Tips Praktis Mengurangi Ketergantungan Gadget Pada Anak

Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan orang tua:

  1. Tetapkan jadwal penggunaan gawai harian

  2. Buat zona bebas gadget di rumah

  3. Perbanyak aktivitas fisik anak

  4. Libatkan anak dalam kegiatan keluarga

  5. Konsisten menerapkan aturan

  6. Batasi penggunaan gadget sebelum tidur

Dengan langkah yang konsisten, anak bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru tanpa ketergantungan pada layar.

FAQ

Berapa lama waktu menghentikan kecanduan gawai pada anak?

Berdasarkan pengalaman dokter anak, umumnya membutuhkan waktu sekitar 1–2 minggu, dan paling lama hingga satu bulan, tergantung konsistensi orang tua.

Kenapa anak menjadi rewel saat gadget dihentikan?

Karena otak anak sudah terbiasa dengan stimulasi dopamin dari gawai. Saat dihentikan, anak mengalami proses adaptasi yang membuatnya mudah marah atau gelisah.

Apa cara terbaik mengalihkan anak dari gadget?

Orang tua bisa mengajak anak bermain permainan tradisional, aktivitas fisik, menggambar, atau kegiatan kreatif lainnya yang membuat anak merasa senang.

Apakah orang tua harus ikut membatasi penggunaan gadget?

Ya. Orang tua perlu menjadi contoh karena anak cenderung meniru kebiasaan orang dewasa di sekitarnya.

Apakah anak bisa benar-benar lepas dari kecanduan gadget?

Bisa. Dengan konsistensi dan pengalihan aktivitas yang tepat, anak biasanya tidak lagi mencari gadget setelah melewati masa adaptasi awal.

14 Apr 2026

Menpar minta pengelola destinasi jaga standar amenitas dan fasilitas


Jakarta - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meminta pengelola destinasi wisata untuk menjaga standar amenitas dan fasilitas umum yang disediakan di area sekitar lokasi wisata.

"Kementerian Pariwisata mendorong pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata agar menjaga standar amenitas dan kenyamanan fasilitas destinasi wisata," kata Widiyanti kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Widiyanti menekankan bahwa amenitas dan fasilitas umum harus dijaga dalam keadaan bersih demi kenyamanan wisatawan. Begitu pula pelayanan kepada wisatawan, yang harus prima atau optimal.

Kedua hal itu perlu dijaga dalam rangka menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi wisatawan.

Dia juga mendorong usaha pariwisata untuk berizin resmi dan mengikuti standar usaha yang sudah ada pada Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 tahun 2025 tentang Standar Kegiatan Usaha, Tata Cara Pelaksanaan Pengawasan, dan Sanksi Administratif pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pariwisata.

Pemerintah daerah juga diminta untuk mematuhinya dan melakukan pengawasan secara efektif terhadap usaha-usaha pariwisata di bawah tanggung jawabnya mereka sehingga tercipta kenyamanan dan keamanan juga pelayanan prima bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.

Pemerintah juga mendorong pengelola destinasi wisata senantiasa melaksanakan standar operasional, standar keamanan terutama pada wahana dengan risiko tinggi, mitigasi destinasi, dan pengelolaan yang berkelanjutan, serta memberikan informasi kepada wisatawan secara langsung maupun melalui media sosial untuk memudahkan wisatawan.

Dalam memastikan kenyamanan wisatawan, pengawasan terhadap standar amenitas dan fasilitas dilakukan secara sistematis melalui beberapa pendekatan utama, yakni penerapan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) yang mencakup pemantauan kebersihan fasilitas umum seperti toilet, area makan, dan tempat ibadah, serta penguatan aspek kesehatan dan keselamatan melalui kesiapan petugas dan fasilitas darurat.

Pengawasan intensif dilakukan di destinasi prioritas dengan tingkat kunjungan tinggi, seperti kawasan Bandung Raya, Bogor Raya, dan Pangandaran di Jawa Barat, yang dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengelola destinasi guna menjaga kualitas layanan.

Evaluasi berbasis umpan balik wisatawan dilakukan melalui pemanfaatan ulasan digital dan survei kepuasan sebagai dasar peningkatan kualitas amenitas, disertai dengan tindak lanjut yang responsif terhadap keluhan wisatawan di lapangan.

Oleh : Hreeloita Dharma Shanti/ANTARA

1.000 Paket Sembako Premium Dijual Rp50 Ribu, Langkah Pemprov Kalbar Tekan Harga

Pemprov Kalbar menjual 1.000 paket sembako murah Rp50 ribu di Kayong Utara melalui Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah.
Pemprov Kalbar menjual 1.000 paket sembako murah Rp50 ribu di Kayong Utara melalui Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah. (Gambar ilustrasi)

Kayong Utara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) menjual sebanyak 1.000 paket bahan pokok murah di Kabupaten Kayong Utara (KKU) sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi daerah.

Program ini dilaksanakan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Masjid Agung Al-Khair Kayong Utara, Senin.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” ujar Ria Norsan saat membuka kegiatan tersebut.

Harga Sembako Turun Hingga Rp50 Ribu Berkat Subsidi

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyediakan 1.000 paket bahan pokok premium yang berisi:

  • Beras 5 kilogram

  • Minyak goreng

  • Gula pasir

Awalnya, paket tersebut dijual seharga Rp90 ribu, lebih rendah dari harga normal sekitar Rp120 ribu setelah mendapatkan subsidi pemerintah.

Namun, setelah mendengar aspirasi masyarakat, harga paket kembali diturunkan menjadi Rp50 ribu per paket berkat tambahan subsidi dari Bank Kalbar.

Menurut Ria Norsan, dengan harga tersebut masyarakat hanya membayar biaya distribusi, sehingga manfaat subsidi bisa dirasakan secara langsung.

Langkah Strategis Kendalikan Inflasi Daerah

Program Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah dinamika ekonomi.

Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga berfungsi sebagai operasi pasar, guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi pada periode tertentu.

Program ini dinilai penting karena stabilitas harga pangan merupakan salah satu faktor utama dalam menjaga daya beli masyarakat.

Bupati Kayong Utara Sambut Baik Program GPM

Sementara itu, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyambut positif pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di wilayahnya.

Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Menurutnya, keberlanjutan program semacam ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar stabilitas ekonomi masyarakat tetap terjaga,” kata Romi Wijaya.

Komitmen Pemprov Kalbar Perkuat Ketahanan Pangan

Pemprov Kalbar menegaskan akan terus menggencarkan program serupa di berbagai wilayah sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Langkah ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Dengan adanya program Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong stabilitas ekonomi daerah secara berkelanjutan.

FAQ

1. Apa itu Gerakan Pangan Murah (GPM)?
Gerakan Pangan Murah adalah program pemerintah yang menyediakan bahan pokok dengan harga lebih murah melalui subsidi untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat.

2. Berapa jumlah paket sembako yang dijual di Kayong Utara?
Sebanyak 1.000 paket bahan pokok premium disediakan untuk masyarakat.

3. Apa saja isi paket sembako murah tersebut?
Isi paket terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng, dan gula pasir.

4. Berapa harga paket sembako dalam program ini?
Harga paket diturunkan menjadi Rp50 ribu per paket setelah mendapatkan tambahan subsidi.

5. Apa tujuan utama program ini?
Tujuan utamanya adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, menekan inflasi, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Rp23 Miliar Digelontorkan Pemprov Kalbar Untuk Perbaikan Jalan Vital Kayong Utara

Pemprov Kalbar mengalokasikan Rp23 miliar untuk percepatan perbaikan jalan Teluk Batang–Sukadana di Kayong Utara guna meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemprov Kalbar mengalokasikan Rp23 miliar untuk percepatan perbaikan jalan Teluk Batang–Sukadana di Kayong Utara guna meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kayong Utara — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 miliar untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Kayong Utara (KKU). Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan bahwa anggaran tersebut difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang benar-benar menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Anggaran Rp23 miliar ini kita fokuskan untuk percepatan perbaikan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Norsan saat kunjungan kerja di Kayong Utara, Senin.

Fokus Pada Jalan Strategis Teluk Batang–Sukadana

Anggaran yang dialokasikan tersebut diprioritaskan untuk penanganan ruas jalan strategis Teluk Batang–Sukadana, yang selama ini menjadi jalur vital bagi mobilitas warga serta distribusi barang dan jasa.

Menurut Norsan, ruas jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung sektor perdagangan, transportasi, dan layanan publik.

Pemerintah menargetkan perbaikan jalan tersebut dapat rampung sebelum Agustus 2026, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal, termasuk untuk menunjang berbagai kegiatan berskala provinsi di wilayah tersebut.

Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas Daerah

Pemprov Kalbar menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya pemerataan pembangunan antarwilayah.

Perbaikan jalan dinilai sebagai langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan wilayah, sekaligus mempercepat akses masyarakat terhadap layanan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Dalam dua tahun terakhir, pemerintah daerah menghadapi tantangan berupa penurunan dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, setiap program pembangunan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Setiap program harus benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Kayong Utara Sambut Dukungan Pemprov

Sementara itu, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyambut positif dukungan anggaran dari Pemprov Kalbar tersebut. Ia menilai bantuan anggaran tersebut menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan di wilayahnya.

Menurut Romi, perbaikan jalan akan meningkatkan aksesibilitas antarwilayah dan memperlancar distribusi barang dan jasa, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

“Ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Romi.

Dampak Langsung Bagi Masyarakat dan Ekonomi

Percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Kayong Utara diproyeksikan membawa sejumlah manfaat nyata bagi masyarakat, di antaranya:

  • Mempercepat mobilitas warga antarwilayah

  • Memperlancar distribusi barang dan jasa

  • Mengurangi biaya transportasi

  • Meningkatkan akses layanan publik

  • Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah

Dengan dukungan anggaran sebesar Rp23 miliar, Pemprov Kalbar optimistis percepatan pembangunan infrastruktur di Kayong Utara dapat terealisasi maksimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

FAQ

1. Berapa anggaran yang dialokasikan Pemprov Kalbar untuk jalan Kayong Utara?
Pemprov Kalbar mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 miliar untuk percepatan perbaikan jalan di Kabupaten Kayong Utara.

2. Jalan mana yang menjadi prioritas perbaikan?
Prioritas perbaikan difokuskan pada ruas Teluk Batang–Sukadana, yang merupakan jalur strategis bagi mobilitas warga dan distribusi barang.

3. Kapan target perbaikan jalan selesai?
Perbaikan jalan ditargetkan rampung sebelum Agustus 2026.

4. Apa manfaat perbaikan jalan bagi masyarakat?
Manfaatnya meliputi peningkatan konektivitas wilayah, kelancaran distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

5. Mengapa infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah daerah?
Karena infrastruktur yang baik dapat mengurangi kesenjangan antarwilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

13 Apr 2026

Wamenekraf yakini teater musikal siap jangkau pasar lebih luas


Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar meyakini dengan perkembangan teater musikal nasional yang semakin berkualitas bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan berpeluang menembus pasar global.​​​​​​

Irene mengapresiasi pertunjukan Chicago The Musical versi Bahasa Indonesia yang dipersembahkan ArtSwara Production yang dinilai menjadi tonggak baru dalam perkembangan teater musikal nasional.

“Teater musikal Indonesia memiliki kualitas yang sangat kuat dan talenta-talenta yang ada di panggung Chicago The Musical sudah siap untuk diorbitkan ke luar negeri. Ini bukan pertama kali saya menonton teater musikal, maka kita perlu memperluas jangkauan biar dunia melihat bahwa Indonesia punya karya seni pertunjukan yang terus membanggakan,” kata Irene dalam keterangan yang dikonfirmasi, Senin.

Pertunjukan Chicago The Musical versi Bahasa Indonesia merupakan kolaborasi antara ADPRO. dan Jakarta Art House, menjadi pilihan hiburan berkualitas selama 5 hari untuk 8 kali show pada 8 hingga 12 April 2026.

Chicago The Musical diyakini bisa membuka peluang lebih luas bagi talenta ekonomi kreatif Indonesia untuk menembus panggung global. Keberanian dan kehebatan para pejuang teater musikal mampu mengadaptasi karya internasional dengan sentuhan lokal seperti memberi koreografi pada adegan cuplikan tarian nusantara.

“Setiap lagu yang dinyanyikan, gerakan tarian dengan penghayatan, serta dialog yang penuh perasaan menjadi pertunjukan paling meriah untuk Chicago The Musical. Tantangannya ialah bagaimana membuat lebih banyak orang, termasuk mereka yang di luar Indonesia, bisa menonton dan bangga terhadap teater musikal di Indonesia,” katanya.

Produser eksekutif Fadli Hafizan mengatakan Chicago The Musical menjadi pertunjukan Broadway yang ikonik yang paling banyak diadaptasi di berbagai negara. Produksi Chicago The Musical versi Indonesia ini melibatkan lebih dari 150 pekerja kreatif, yang terdiri atas sekitar 20 pemain termasuk 5 penyanyi dan 130 kru di belakang layar.

Selama hampir tiga bulan, para talenta teater musikal menjalani proses latihan dan persiapan secara intensif sehingga menunjukkan begitu besar ekosistem ekonomi kreatif untuk satu produksi teater musikal. Ia juga mengatakan kehadiran penonton sangat berarti bagi semua pekerja seni pertunjukan di Indonesia demi menjaga keberlangsungan dan ekosistemnya.

“Di Indonesia, hal paling penting yang ingin kami sampaikan yaitu terkait pesan isu hukum dan fenomena ‘no viral, no justice’ yang terasa dekat dengan realitas negara ini. Sudah jelas bahwa kami juga mempersiapkan element of surprise mulai dari kostum, artistik, serta dialog yang dekat dengan penonton Indonesia,” jelas Fadli.

Aldafi Adnan sebagai sutradara mengatakan pertunjukan The Chicago Musical menjadi sejarah baru pertama kali dibawakan di Indonesia untuk menyampaikan cerita yang dekat ke hati para penonton.

Kisah Roxie Hart (Putri Indam Kamila) dan Velma Kelly (Galabby) dalam Chicago The Musical bukan sekadar cerita kriminal atau hiburan satir. Adaptasi kisahnya menjadi cerminan Indonesia hari ini yang mana setiap cerita bisa dibentuk dari persepsi, popularitas, dan publikasi media sehingga penonton diajak tertawa dan terhibur atas pesona glamor, drama, dan skandal yang ditampilkan.

Pewarta : Fitra Ashari/ANTARA
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.

TAMPIL DI HOME AJA