3,2 Juta Lebih Warga Kalbar Puasa Ramadhan 1447 H Suasana Makin Semarak

3,2 Juta Lebih Warga Kalbar Puasa Ramadhan 1447 H Suasana Makin Semarak
3,2 Juta Lebih Warga Kalbar Puasa Ramadhan 1447 H Suasana Makin Semarak.

Sebanyak lebih dari 3,2 juta penduduk di Kalimantan Barat menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Momentum ini berlangsung serentak seluruh dunia menciptakan suasana religius yang begitu terasa sepanjang bulan suci tahun ini.

Berdasarkan data kependudukan tahun 2020 yang dirangkum dari Wikipedia, jumlah pemeluk Islam di Kalbar mencapai 3.287.346 jiwa atau sekitar 60,07 persen dari total populasi. Mayoritas umat Islam di provinsi ini berasal dari Suku Melayu, Jawa, Madura, Bugis, Banjar, Minangkabau, Sunda, serta sebagian kecil Dayak, Tionghoa, dan Batak. Angka tersebut menunjukkan betapa dominannya komunitas Muslim dalam struktur sosial masyarakat Kalbar.

Ramadhan 1447 H tidak hanya menghadirkan aktivitas ibadah seperti salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan meningkatnya kegiatan masjid. Kehadiran pasar takjil, tradisi berbuka bersama, hingga kegiatan sosial turut menggerakkan perekonomian lokal. Pelaku UMKM merasakan lonjakan permintaan, sementara masyarakat semakin aktif berbagi melalui sedekah dan santunan.

Di sisi lain, Kalimantan Barat tetap dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi yang tinggi. Komposisi penduduk juga mencakup pemeluk Katolik 22,16 persen, Protestan 11,58 persen, Buddha 5,85 persen, Konghucu 0,26 persen, Hindu 0,05 persen, dan penganut kepercayaan 0,03 persen. Keberagaman ini menjadi fondasi kuat kehidupan sosial yang harmonis.

Dengan jumlah umat Muslim yang begitu besar, Ramadhan 1447 H menjadi momentum kebersamaan dan penguatan nilai spiritual bagi masyarakat Kalbar. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa di berbagai sudut daerah.

FAQ Seputar Ramadhan di Kalimantan Barat

Berapa jumlah umat Islam di Kalimantan Barat?
Sekitar 3,28 juta jiwa atau 60,07 persen dari total penduduk berdasarkan data 2020.

Apa dampak Ramadhan terhadap ekonomi lokal?
Ramadhan mendorong peningkatan aktivitas UMKM, pasar takjil, dan perdagangan kebutuhan pokok.

Bagaimana kondisi toleransi beragama di Kalbar?
Kalbar dikenal memiliki kehidupan beragama yang harmonis dengan komposisi masyarakat yang beragam.

Tinggalkan Komentar anda Tentang Berita ini